Hiraukan Nasihat, Jadi Tersesat

Oleh: Syam Haidar Ilmi

(Murid Kelas IV SD Negeri Karang Asih 06, Cikarang Utara, Bekasi)

Tersesat di hutan
Ilustrasi: https://foto.co.id

Sebuah keluarga yang orangtuanya mempunyai dua anak. Si sulung, laki-laki bernama Doni dan adiknya, perempuan, bernama Michelle.

Ayah dan bunda akan pergi bekerja. Sebelum berangkat mereka menasihati Doni dan Michelle supaya tidak bermain jauh dari rumah. Dan ayah dan bunda kemudian berangkat bekerja.

Di pekarangan rumah, Doni dan Michelle melihat kupu-kupu yang sangat cantik.

“Kakak, ayo kita kejar kupu-kupu itu,” ajak Michelle. Baca lebih lanjut

Seekor Raksasa dan Anak-anak

Oleh: Syam Haidar Ilmi

(Murid Kelas IV SD Negeri Karang Asih 06, Cikarang Utara, Bekasi)

RaksasaPada suatu hari, hiduplah seekor raksasa yang sedang berjalan-jalan. Tiba-tiba dia menemukan sebuah istana. Istana itu kosong, tidak ada pemiliknya. Sebelum raksasa itu datang, istana itu dijadikan taman bermain oleh anak-anak yang ada di sekitar istana. Mereka sangat senang bermain di sana sampai kemudian kegembiraan mereka hilang setelah raksasa menguasai istana itu. Baca lebih lanjut

Sang Penafsir Doa

Oleh: Dede Sulaeman

Fascho
Gambar: http://www.thepictaram.club/instagram/asrama_putraimmciputat

Dulu sekali, di asrama mahasiswa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ciputat, kami mengadakan acara tasyakuran malam. Saya lupa persisnya acara apa. Acara ini dilakukan di atap dak aula Fastabiqul Khairat – kami biasa menyingkatnya Fascho.

Aula kebanggaan yang kami sebut laboratorium pengkaderan, tempat lahirnya intelektual organik (istilah ini popular karena ada seorang kader yang sering menyebut ini di hampir setiap pembicaraannya di forum dengan mengutip-ngutip Pak Antonio Gramsci).

Acara itu semacam kegiatan biasa saja. Tak ada yang istimewa, kecuali satu hal yang saya ingin ceritakan di sini. Baca lebih lanjut

Bermain Apa Saja, Rumah Tetap Harus Bersih

Oleh: Dede Sulaeman

Syam sudah berusia tiga tahun saat adik perempuannya baru lahir. Ketika adik mungilnya pertama kali menangis, ia sibuk memerankan superhero yang sering ditontonnya di televisi. Ia tampak percaya diri, seolah beberapa kejahatan yang berlangsung di sekelilingnya telah berhasil ditumpas.

Empat tahun setelah adik perempuannya yang diberi nama Zia lahir, keduanya menjadi tampak akrab dan sering bermain apa saja yang mereka sukai. Zia suka main masak-masakan; sementara Syam lebih suka memainkan mobil-mobilan dan robot-robotan. Adakalanya Zia ikut main robot-robotan, walaupun dengan setengah hati. Baca lebih lanjut

Menjadi Orangtua Baru

Oleh: Sania Nurlaelah

Rasy01Bagi saya, mulai bermimpi itu harus dengan satu kata: sederhana. Agar mudah dicapai, lalu saya merasa menang dan berani untuk melanjutkan mimpi-mimpi yang lain.

Saat kecil, saya merancang bagaimana pernikahan saya harus berlangsung. Sederhana saja. Pernikahan yang dihiasi dengan bunga-bunga harum, baju pengantin putih bersih, dan tamu-tamu serta makanan yang tersedia rapi. Dan suatu hari, sayalah yang menjadi wedding organizer dalam pernikahan sendiri. Wah.. rasanya tak terlupakan ketika itu. My dream comes true. Saya merasa menang atas diri sendiri. Baca lebih lanjut